![]() |
| Bangunan Rumah |
Sumber Gambar : https://rumahkayu1.com/wp-content/uploads/2014/08/IMG_20140529_154104.jpg
Membangun rumah sendiri adalah mimpi atau cita-cita semua orang terutama generasi milenial saat ini, kualitas dan kuantitas dalam pembangunan rumah impian menjadi prioritas bagi generasi muda saat ini. Namun di negara Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang sering terjadi atau aktif potensi gempa tektonik dan memilki banyak patahan sesar aktif baik itu yang kecil dan besar. Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mencatat aktivitas gempa tektonik sebanyak 10.570 kali gempa bumi tektonik sepanjang tahun 2021. dari data tersebut bahwa seharusnya mitigasi dilakukan dalam membangun rumah dalam upaya pencegahan dini atau dengan membangun rumah tahan gempa.
Oleh sebab itu membangun rumah perlu di perhatikan keselamatan diri dengan adanya mitigasi potensi bencana gempa dalam membangun rumah. disini ada 3 hal yang perlu di cermati dalam membangun rumah tahan gempa, agar saat dalam merencanakan rumah impian bisa terwujudkan di daerah yang berpotensi gempa terutama yang memiliki potensi gempa dengan kekuatan 6-8 Skala Ritcher , sebagai berikut 3 hal tersebut :
1. Teknologi Bantalan Karet Tahan Gempa
Sumber gambar : https://www.litbang.pertanian.go.id/info-aktual/314/foto
Gempa yang sering terjadi memiliki gerak secara horizontal atau getaran horizontal, maka teknologi bantalan karet tahan gempa adalah solusinya, karena saat gempa itu terjadi karet tahan gempa akan meminimalisir goncangan terhadap bangun rumah secara horizontal artinya bahwa getaran dapat dikurangi oleh teknologi karet tersebut. seperti kita tahu bahwa karet memilki sifat yang fleksibel terhadap gerakan. karet ini dipasang di bawah fondasi rumah seperti yang di terangkan pada gambar di atas. teknologi ini sangat cocok untuk digunakan di wilayah-wilayah yang memiliki potensi gempa tektonik berkekuatan besar.
saat ini di indonesia sudah banyak vendor yang menyediakan teknologi ini dengan harga pasar yang terjangkau dan bisa memesan secara online atau bisa memesan lewat toko bangunan yang bekerja sama dengan vendor-vendor yang menyediakan produk karet tahan gempa. kualitas teknologi ini sudah di uji oleh peneliti BPTK Bogor bahwa teknologi ini mengurangi daya reaksi hingga 70 %.
2. Rumah Kayu
![]() |
| Rumah Kayu |
Sumber gambar : https://i0.wp.com/lenterarumah.com/wp-content/uploads/2020/10/memilih-rumah-kayu.jpg?fit=700%2C467&ssl=1
Rumah dengan material kayu merupakan jenis rumah yang aman saat potensi bencana gempa, karena rumah kayu memiliki rendah resiko dalam dampak akibat gempa itu sendiri, jika dibandingkan dengan bangunan tembok memilliki resiko yang tinggi pada kematian atau cedera pada pemilik rumah jika terjadi ambruk dari kekuatan gempa yang lebih besar dari pada kekuatan bangunan rumah tembok, Rumah kayu mudah untuk direnovasi ulang jika ambruk saat gempa dan memiliki harga renovasi lebih rendah ketimbang rumah tembok yang biaya renovasi jauh lebih mahal. itulah yang membuat rumah kayu menjadi salah satu solusi untuk membuat rumah impian.
3. Rumah Tembok Setengah Kayu
Sumber gambar : https://www.99.co/blog/indonesia/wp-content/uploads/2020/11/suluhco-1.jpg
Gabungan antara rumah tembok dan kayu merupakan jenis rumah yang unik karena material bangunan rumah yang dipadukan antara tembok dan kayu, jadi tidak seluruhnya rumah tembok hanya setengah dari bagian dinding bangunan rumah. Rumah ini sama seperti rumah kayu memiliki rendah resiko akibat dampak dari gempa. meskipun biaya renovasi agak sedikit melebihi rumah kayu dalam perbaikan akibat gempa kuat. namun rumah ini aman terhadap resiko akibat potensi gempa seperti kematian dan cedera.
Jadi itulah 3 hal penting untuk membangun rumah impian anda di wilayah berpotensi gempa, sebagai generasi millenial yang saat ini sedang menabung dan memimpikan rumah idaman alangkah baiknya memikirkan tentang mitigasi bencana terutama bencana gempa tektonik. dan sudah sering terjadi gempa berkekuatan besar dan memberi dampak kerusakan yang menyebabkan kematian dan cedera pada masyarakat yang disiarkan pada berita nasional pada wilayah-wilayah berpotensi gempa. Terutama dan khususnya wilayah Papua Barat dan Papua yang memiliki banyak sesar aktif dan yang diwaspadai adalah sesar Sorong adalah sesar yang besar yang bisa terjadi potensi gempa 8 Skala Ritcher menurut BMKG.



No comments:
Post a Comment